Sehubungan informasi yang beredar diberbagai media,  terkait pengawalan gereja pada misa natal,  24 Desember 2018 di sumatera utara yang dilakukan oleh salah satu oknum yang mengatas namakan  JPRMI,  maka kami dari JPRMI menginformasikan kepada khalayak ramai dan semua media terkait  hal tersebut agar mengetahui perkembangan sebenarnya dan dapat sebarluaskan,


Guna meluruskan informasi yang telah beredar sebagaimana yang dimuat harian online JAWA POS dan media lainnya pada tanggal 25 Desember 2018. Maka pengurus JPRMI SUMUT yang di pimpin Saudara Rahmad Dani, meminta klarifikasi dan pertanggung jawaban terhadap saudara Muhammad Hafiz Chaniago, atas kejadian Tersebut.

Setelah mengakui kesalahan dan kesilapannya, maka saudara Muhammad Hafiz Chaniago dihadapan pengurus JPRMI SUMUT membuat surat pernyataan yang ditulisnya, sebagai bahan klarifikasi atas perbuatannya. Berikut surat pernyataannya :




Baru-baru ini mendapatkan kabar menghebohkan sekaligus kabar gembira dari Ratu Wushu Indonesia Lindswell Kwok, didapat dari instagram Imam Nahrowi selaku MENPORA, JPRMISUMUT.Com mendapatkan informasi bahwa Lindswell kwok akan menikah, tidak hanya itu beliau juga ternyata sudah menjadi seorang muallaf.

Menanggapi hal tersebut, Rahmad Dhani SH selaku ketua JPRMI  Sumatera Utara memberikan tanggapan bahwa “apa yang dilakukan oleh Lindswell adalah pilihan, semoga beliau istiqomah dengan pilihan yang telah beliau pilih dan berkomitmen untuk menjalankan syariat islam, namun juga tidak terputus dari kegiatan olahraga karena bisa menjadi sarana dakwah untuk beliau kedepannya” ujar rahmad dhani yang juga salah satu Ketua BKM di mesjid Kota medan Ini.

Pengurus Wilayah Jaringan Pemuda Remaja Masid Indonesia (JPRMI) Sumut bersilaturahmi kepada Letjend Edi Rahmayadi yang merupakan cagub dan cawagub yang satu-satunya muslim, Ahad (11/3/2018) di sela-sela Rapat Kerja Wilayah di kediaman Pangkostrad Lenjend Edy Rahmayadi, Medan Johor.



Kegiatan tersebut dalam rangka menyampaikan hasil Rakerwil JPRMI se-Sumut yang sedang berlangsung di BLPP Provsu.

Ketua JPRMI Sumut, Rahmad Dani menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan program-program Pemrovsu dalam membina pemuda dan remaja masjid.

"Tentunya hal ini guna untuk menjauhkan pemuda dan remaja masjid jauh dari perbuatan-perbuatan yang negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan sebagainya," ujarnya.

Salah satu program JPRMI yang disampaikan adalah akademi Madinah (Management Pemandian jenazah) dan mengkampanyekan gerakan nasional ayo ke masjid. Selain itu, ada juga kegiatan pembinaan remaja melalui liga futsal yang sedang berlangsung di Medan.

Letjen Edi Rahmayadi menyambut baik dan positif tentang program yang di tawarkan oleh pengurus wilayah JPRMI Sumut.


"Saya siap menjadi memfasilitasi kegiatan yg diselenggarakan oleh JPRMI. Saya sangat tertarik dengan akademi management jenazah yang diadakan di setiap daerah hingga ke lingkungan," ujarnya.

 Hal ini dilakukan guna untuk menyiapkan anak remaja tersebut dalam melakukan fardhu kifayah khususnya di kalangan keluarga sendiri. "Itu sangat bagus," ujar Cagub Nomor 1 yang berpasangan dengan Musa Rajecsah atau Ijec.


Mantan Pangkostrad ini berharap JPRMI menjadi organisasi yang dapat mengajak pemuda meramaikan masjid dan membina anak remaja dalam kegiatan  positif agar jauh dari pemakaian narkoba dan pergaulan bebas antar lawan jenis.

Turut hadir ketua PP JPRMI Yosse Hayatullah, S.Sos ketua regional sumatera Candra syuhada, SE,MM, Ketua Umum JPRMI Sumut dan pengurus bidang lainnya.




Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Kota Medan melalui Bidang Relawan menyalurkan bantuan berupa donasi kepada Rangga, Selasa (20/2/2018) di Jl rawe 1 Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.

Ketua Bidang Relawan Muhammad Idris bersyukur dapat menyalurkan bantuan yang dikumpulkan dari pengurus JPRMI. "Selain donasi, JPRMI juga membantu keluarga untuk mengurus BPJS Rangga melalui Anggota DPRD Medan Muhammad Nasir,"ujarnya.  Idris  juga berharap agar Pemerintah Kota dapat turut peduli dengan derita Rangga.

Ayah Rangga,  Johan berterimkasih kepada JPRMI Medan atas bantuan serta donasinya. "Terimakasih kepada anak-anak. Insya Allah Rangga dalam waktu dekat operasi," ujarnya.

Latihan sebelum bertanding

Pengurus wilayah jaringan pemuda dan remaja Indonesia Sumatera Utara akan melakukan pemanasan sebelum bertanding futsal melawan pengurus cabang Jprmi Medan Tembung. Latihan ini akan diadakan pada hari Jum'at, 16 feb 2018 pada jam 21.00 di total futsal.
Latihan akan dihadiri langsung ketua PW. JPRMI Sumut dan jajaran pengurus wilayah Jprmi Sumut.
Dalam bertanding ini tidak ada yang mau di cari selain mempererat silaturahmi sesama pengurus Jprmi SE kota Medan. Ungkap ketua PW. Jprmi Sumut Rahmad Dani, SH.


JPRMISUMUT.id - Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Kabupaten Labuhanbatu bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) ACT lakukan penggalangan dana Untuk Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP)  dari sabtu-Ahad 10-11 februari 2018 didepan masjid agung Jl. Ahmad Yani.

MRI dan Korps Relawan Masjid (Korem) JPRMI Labuhanbatu bersatu padu untuk melakukan penggalangan ini.

Ketua Korem Labuhanbatu Aiglus Dwi Mintady didampingi ketua MRI Labuhanbatu Dwi Mahyudi, Amd menyampaikan bahwa pihaknya serius untuk membantu palestina dengan tenaga kami. Program ini merupakan program nasional untuk mengumpulkan bantuan ke Palestina dengan kapal kemanusiaan palestina.  Program ini akan melayarkan 10.000 ton beras menuju bumi Al-Aqsa.

"Hampir 50 tahun, Palestina dijajah secara keji.  Gaza saat ini diblokade lebih dari 11 tahun hingga segala unsur kebutuhan dasar untuk hidup tak lagi bisa dipenuhi, terutama pangan dan air bersih, hingga diprediksi tak layak huni dalam 2 tahun. Maka kami JPRMI melalui Korem dan ACT melalu MRI bersama menyatukan misi untuk program kemanusiaan ini dengan menggalang dana,"ujarnya.

Maniso, ST selaku ketua Umum PD JPRMI LABUHANBATU menyampaikan bahwa JPRMI tidak hanya melakukan penggalangan 2 hari  saja tetapi Maniso juga mengintruksikan seluruh Pimpinan cabang JPRMI kecamatan yang ada di Labuhanbatu batu untuk bersama sama menggalang dana untuk KKP. 

"Jadwal Rabu 14 Februari 2018 titik penggalangan di depan masjid Raya Negeri lama dipanelkan dengan hari hijab internasional. Dan jadwal penggalangan puncak di Masjid Baitul Muhsinin Perisai pada 18 Februari 2018 Malam sekaligus Tabligh Akbar mendatangkan Al Ustadz Dr. Sofyan Saha, Lc, Ma," tambahnya.




Jum'at,  9/2/2018, dalam rangka menghadiri Pawai Ta'aruf MTQN XI Kab. Padang Lawas di Padang Hasior,  Kec. Sihapas Barumun,  saya berkesempatan mengunjungi Stand Pameran Pembangunan Kab. Padang Lawas,  mulai dari stand Dinsos,  Korpri,  Disnaker,  Diskoperindag,  Diskannak,  Dinas PU,  Dinas LHD,  dan sampai kepada stand Setdakab Padang Lawas.

Melihat stand SKPD Palas saya melihat banyak kreatifitas yang ditampilkan. Di stand Dinas Sosial,  ada layar LCD sebagai alat visualisasi beragam kegiatan Sosial yang sudah dilaksanakan oleh Pemda Palas.

Di stand Korpri ada kemeja batik Korpri yang siap dibeli oleh para PNS yang akan berkunjung. Hal itu pula menunjukkan bahwa Korpri menyediakan batik Korpri bagi para PNS. Sekalipun ketika saya tanya kain batik sebagai bahan untuk dijahitkan ternyata belum disiapkan.

Ketika saya ke stand Disnaker,  satu hal yang paling menarik perhatian saya adalah pagar tamannya yang berwarna kuning cerah dipadu sedikit dengan warna hitam. Saya pegang pagar minimalis itu dan saya coba goyangkan sedikit, ternyata sangat kokoh.

Di dalam pagar ada beberapa bunga. Dan ada sesuatu berbentuk bola. Saya tidak tahu itu apa. Penjaga stand hanya bilang,  kalau itu adalah "bola ketenagakerjaan". Sehingga,  saat itu,  saya cuma bisa memaknai keseluruhan kreatifitas taman stand Disnaker, "bahwasanya pagar harus senantiasa kokoh sebagai penjaga tanaman dan apapun yang ada di dalam pagar,  termasuk bunga-bunga yang indah dan menyejukkan mata.

Pagar juga harus tampil menyegarkan dan mencerahkan sebagaimana warna kuning yang melambangkan kesejahteraan, agar setiap orang yang memandangnya lebih tertarik dan bersemangat sampai menilai kalau yang di dalam pagar adalah sesuatu yang penting dan menyejahterakan. Siapa pun yang melihatnya langsung mendekat,  namun begitu mereka punya rencana untuk memetik bunga yang ada di dalamnya,  warna hitam pagar yang meruncing seolah berkata,  "hei tunggu,  tanganmu jangan terlalu jahil,  seenaknya saja mau memetikku tanpa izin. " akhirnya tangan sembrono itu pun urung, seakan dia berucap,  "iya maaf,  saya salah. Saya tidak selayaknya ingin mengambilmu sembarangan tanpa saya tahu untuk apa engkau aku petik dan bagaimana caranya aku memetikmu. "

Analogi filosofi ini,  kalau saya kaitkan dengan ketenagakerjaan, saya pun memaknainya "bahwa pagar adalah tenaga kerja,  sedangkan tanaman dan segala yang ada di dalam pagar adalah perusahaan bahkan bila diperluas, pagar itu adalah kesejahteraan, tanaman itu merupakan perekonomian. Artinya,  tidak ada peningkatan perusahaan dan perekonomian tanpa kesejahteraan dan tenaga kerja yang sejahtera. Maka,  tenaga kerja mesti sejahtera,  kesejahteraan harus dibangun agar perusahaan semakin produktif dan beruntung,  agar perekonomian kian meningkat.

Lebih luas lagi,  pagar runcing berwarna kuning dan hitam itu bermaksud masyarakat yang sejahtera dan Pemda yang tegas, lugas, bijak,  profesional dan menyejahterakan. Tanaman, hiasan,  pernak pernik yang ada di dalam pagar ialah potensi Sumber Daya Alam. Siapa pun tidak boleh semaunya saja mengeksplor kekayaan alam daerah tanpa izin, tanpa melalui mekanisme yang jelas, tanpa mengetahui komitmen keuntungan bagi daerah dan pemajuan potensi Sumber Daya Manusia.

Tanaman yang subur harus berbanding lurus dengan asupan gizi dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Perekonomian yang meningkat harus berbanding lurus dengan kesejahteraan warga. Jika tidak,  itu namanya ketimpangan.

Maaf,  kalau timpang,  jalan pun akan melambat. Kalau orang kaya yang semakin kaya,  orang miskin semakin menderita,  maka perjalanan pembangunan pun sesungguhnya sedang melambat,  bahkan merangkak.

Selain masyarakat secara umum,  setiap orang,  dan tenaga kerja perusahaan,  PNS juga merupakan "tenaga kerja". Bedanya,  PNS diangkat dan digaji oleh negara. Sedangkan "tenaga kerja" lainnya, digaji oleh "swasta. " Uangnya,  sama-sama bersumber dari masyarakat.  Transaksi di setiap kondisi kegiatan ekonomi.

Sebab itu,  masyarakat,  yang terdiri dari tenaga kerja mandiri swasta,  tenaga kerja perusahaan,  dan "tenaga kerja negeri" sewajarnya harus sejahtera,  agar  perekonomian bertambah laju. Perekonomian yang naik melejit,  selayaknya pula mampu menyejahterakan rakyat sebagai "tenaga kerja". Kesejahteraan kemudian akan diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat sosial dalam beragama,  berbangsa, dan bernegara.

Muhammad Idrisman Mendefa
Ketua PD JPRMI Kab. Padang Lawas

JPRMISUMUT.id - Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Medan Area terus bergerak menggelar kegiatan futsal di Stadion D'Kickers, Ahad ( 11/2/2018).  Kegiatan yangmenjadi agenda mingguan remaja dalam mengisi liburan untuk olahraga. 

Ketua Umum JPRMI Medan Area Budi Yuwono menyampaikan bahwa kegiatan olahraga merupakan salah satu bentuk sarana menyatukan ukhuwah diantara para remaja masjid yang ada di kecamatan Medan Area. 

"Semangat silaturrahim antar remaja Masjid ini menjadikan JPRMI sebagai wadah pemuda yang berbasis masjid ,kuat dan sehat," ujar Budi Yuwono. 

JPRMI Medan Area juga mengadakan pengajian rutin setiap bulannya di setiap masjid yang berbeda di sekitar kecamatan Medan Area. JPRMI memberikan spirit bagi pemuda dan remaja masjid untuk bersama menggaungkan back to masjid.

 Ketua JPRMI Medan Area  Budi Yuwono juga menambahkan untuk bersama sama mengkampanyekan gerakan nasional 'Ayo Ke Masjid'.

"Kita menghidupkan dan mengokohkan untuk shalat berjama'ah di masjid dan mengisi berbagai kegiatan positif lainnya agar para remaja terhindar dari narkoba, pergaulan bebas,  tawuran dan kejahatan lainnya," ujarnya.

JPRMISUMUT.id - Cita Rasa Kebaikan Pelajar (Cakep)  Kota Medan terus menggelorakan semangat silaturrahim antar pelajar kota Medan melalui olahraga futsal di Stadion STAR Futsal Jl.  Puri, beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini tentunya dapat mempererat ukhuwah agar terus memberikan penyegaran yang sebelumnya selama  di sekolah fokus mengenai pembelajaran.

Cakep ( Cita Rasa Kebaikan Pelajar) adalah sebuah gerakan nasional yang dilakukan oleh dan untuk pelajar dalam bentuk penyadaran moral tunas bangsa sebagai upaya dari pembentukan karakter pelajar indonesia seutuhnya. Muhammad Abduh Panjaitan , S. Pd. selaku Head Coach yang juga berprofesi Guru PNS ini menyampaikan bahwa Cakep kota medan akan terus mengibarkan dan membumikan banyak kegiatan yang lainnya pelatihan jurnalistik,  gerakan sadar lingkungan,  gerakan peduli jajanan sekolah, pelajar peduli kependudukan.

"Pelajar merupakan aset yang berharga dalam melahirkan generasi emas pemimpin bangsa kedepan," ujar M. Abduh.

M. Abduh menambahkan bahwa Cakep Medan akan bergerak melalui berbagai komunitas komunitas dalam membuat cita rasa kebaikan pelajar nantinya.

Sunarji sebagai Coach Cakep Medan sangat mengapresiasi terbentuknya komunitas futsal cakep medan yang akan terus aktif dan antusias dalam kegiatan futsal ini, dan diharapkan para pelajar mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang dimiliki masing masing.

"Futsal tentunya menjadi salah satu sarana kegiatan penebar kebaikan, membangun silaturrahim dan kebersamaan pelajar dalam mengembangkan bakat bakat para pelajar," ujar Sunarji.

Sunarji  menambahkan Cakep Kota Medan akan terus menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi tunas bangsa yang berkarakter pemimpin tangguh untuk Indonesia.


JPRMISUMUT.id - Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia(JPRMI) Kabupaten Labuhanbatu terus melakukan Gerakan Subuh Berjamaah setiap pekannya hari ahad berpindah-pindah masjid. Agar melihat konsistensitas setiap pengurus.

Ketua Umum JPRMI Labuhannatu, Maniso, ST mengungkapkan antusias dan semangat dari seluruh pengurus ini yang harus dijaga apalagi semangat shalat Berjamaahnya.

"Saat ini bukan hanya pengurus JPRMI saja antusias dengan program subuh keliling (suling) tapi juga masyarakat umum sudah banyak yang meminta masjidnya sebagai tujuan suling ini," Ungkap Maniso kepada Majelis Sirah, Ahad (11/2/2018).

Maniso yang didampingi ketua Bidang Syiar dan Dakwah Kurai Sihab Naipospos menyampaikan bahwa program Suling telah digulirkan sudah dari 2016 di Kabupaten Labuhanbatu.

"Tahun ini adalah tahun keb3 kita jalankan, memang sedikit berbeda teknis dan pelaksanaannya. Kami membuat suling ini lebih simple tetapi tidak mengurangi muatan atau tujuan suling itu sendiri. Shalat berjamaah, kata sambutan dan Tusyiah, tausyiah ini juga kita beri waktu 15-25 menit saja, dan disambung dengan sarapan bareng. Kita kemas dengan Istimewa suling ini," terangnya.

Bukti keseriusan JPRMI, lanjut Maniso,  salah satunya kami mengajak seluruh pimpinan cabang (PC) JPRMI Sekabupaten untuk melakukan suling ini di daerah agar kegiatan ini sampai ke daerah-daerah.

"Alhamdulillah hari ini kami membuat serentak di 4 Kecamatan sekaligus. Kecamatan Rantau Utara di Masjid Baitul Ibad Aek Paeng Bawah 2, Kecamatan Bilah Hilir diMasjid Jami’ Taqwa Selat besar, Kecamatan Panai Hulu di Musholla Amal Bhakti , Kecamatan Panai Tengah di Masjid Raya LabuhanBilik," tuturnya.

Maniso menuturkan bahwa pihaknya menginginkan keberkahan pada daerah Labuhanbatu ini tanah ika bina en pabolo. "Dengan membangun semangat dan mengajak masyarakat giat memakmurkan masjid apalagi Subuh Berjamaah," tutup Maniso.
Copyright © 2013 JPRMI SUMUT